Minggu, 05 April 2020



Puisi ini adalah salah satu karya terbaik Marisa Monika yang diambil dari buku antologi puisi "Fitrah Cinta"

Senja Terakhir di Persimpangan Oranye

Rakit kembali ke tambatan biru
Sang bayu mendesir lembut di sela pucuk merah
Melodi itu khas membawa ragamu pada ujung jalan
Setelan kemeja hitam terbalut jaket nuansa cerah
Kau datang membawa bingkisan di tangan kanan
“Terimalah hadiah dariku sayang”

Gadis malu pada langit senja kala itu
Merpati mengintip cemburu pada sepasang kekasih
Hanya hitungan detik, bola mata itu memandang lirih
Merah merona kedua pipi yang bersembunyi di balik hijab
Ah, sayang paparazi tak datang mengabadikan

Rembulan bertandang menjemput mentari pulang
Berlalu sirna bersama arak-arakan awan berseri
Kilaunya lembut meneduhkan sukma
Syair romansa bergelimang dalam kalbu terenyuh

Biarkan tembok oranye menjadi saksi mati
Kisah perpisahan senja di persimpangan ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar